Saya terjun di bisnis domain bukan karena sengaja, atau karena tahu banyak tentang domain. Di akhir tahun 2009, entah karena apa, saya tertarik untuk membuat blog pribadi, untungnya sampai hari ini masih “hidup” Jumabatu.com, dan beberapa blog lainnya yang hari ini sudah tidak “hidup” dan tinggal sejarah.

Selama mengelola blog-blog ini, saya jadi kenal dengan banyak bisnis online, intinya mencari dollar dari internet, baik dari afiliasi, jualan link, jasa review berbayar, atau PTC – Pay To Click-nya Google Adsense. Ternyata, butuh kesabaran dan kerja keras untuk bisa menghasilkan dollar melalui cara ini, apalagi sekarang ini bukan lagi masa keemasan untuk bisnis tersebut diatas, meskipun masih banyak orang yang mampu menghasilkan ratusan dolar atau bahkan ribuan dollar lewat cara ini, paling tidak, ini tidak berhasil untuk saya, yang sampai saat ini saya belum mampu menghasilkan bahkan $1 dari jualan link atau jualan iklan (Adsense atau PTC).

Tapi paling tidak akhirnya saya mengenal dunia domaining, bisnis yang cocok untuk orang seperti saya, yang cenderung lebih malas untuk mengembangkan blog dan kemampuan bahasa Inggris cetek, kesulitan untuk membuat artikel dalam bahasa Inggris, kalau bikin artikel dalam bahasa Indonesia saat itu masih kurang menarik, karena iklan lokal yang ada  kebanyakan iklan untuk pria dewasa, siapa juga pengunjung yang akan mengklik iklan seperti itu, untungnya diawal 2012 ini Google Adsense sudah masuk ke Indonesia, dan sudah banyak iklan lokal yang muncul, dan tidak lagi melulu iklan tentang solusi untuk orang dewasa.

Jual beli domain, yang terpikirkan adalah membeli domain seharga $7-$10, dan berharap bisa menjualnya seharga ribuan dollar, dan berbekal kartu kredit dan paypal, mulailah saya membeli beberapa domain, dan mencoba menawarkan domain-domain saya, tapi beberapa bulan tidak ada yang bahkan untuk bertanya berapa harganya, dan yang paling sering mendapat makian, benar, lebih sering dimaki-maki karena tidak suka mendapat email yang tidak jelas dari siapa, dan dikira penipuan (apalagi kalau mereka tahu kita dari Indonesia, karena nama Indonesia masih akrab sebagai sarang scammer-penipuan online).

Domain pertama yang terjual adalah GCRental.com, beli seharga tidak lebih dari $9, dan terjual dengan harga $500. Cukup menjanjikan, hasil penjualan ini saya jadikan lagi modal untuk membeli domain lain. Tapi sepertinya penjualan ini lebih banyak faktor beruntungnya, buktinya setahun kemudian puluhan domain yang menurut saya bagus, akhirnya harus saya drop karena tidak ada orang yang tertarik untuk menawar, apalagi untuk membeli.

Saya mulai ikut forum-forum untuk domainer – sebutan untuk orang jual-beli domain, seperti namepros.com, pasardomain.com, dan mulai rajin membaca kisah-kisah sukses domainer lainnya, atau bahkan kesalahan-kesalahan yang pernah mereka lakukan. Ternyata, dibisnis apapun, tidak ada bisa sukses kalau tidak rajin, setidaknya untuk berlaku untuk saya.

Itulah sedikit review awalnya saya ikut dalam bisnis domain, mungkin anda bisa sharing juga?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post Navigation