Dalam dunia domaining, nama domain yang memiliki tanda strip/dash/hyphen (-) kurang disukai (mis. Rental-Komputer.com), dan harga jual akan menjadi lebih murah. Meskipun dalam beberapa kasus, ada domain yang mengandung tanda dash terjual dengan harga yang mahal juga. Nama domain dengan dash lebih disukai oleh orang Eropa, terutama Jerman, namun kurang disukai di Amerika.

Sementara di Indonesia, banyak perusahaan atau situs yang justru lebih memilih domain yang mengandung tanda dash, meskipun biasanya juga memiliki domain tanpa tanda dash. Lalu, apakah sebaiknya menggunakan menggunakan dash pada nama domain? Berikut perbandingan keuntungan dan kelemahannya.

Domain yang memiliki dash memang bagus untuk dilihat, tapi tidak untuk diingat. Penggunaan dash pada domain bisa untuk jadi pemisah antar kata dalam domain dan berperan sebagai layaknya spasi. Tapi penggunaan tanda dash juga dapat menyebabkan domain jadi susah untuk diingat, mis. rental-komputer.com, yang diingat hanya kata “rental” dan “komputer”, bukan tanda dash “-“. Meskipun penggunaan huruf kapital bisa digunakan untuk menggantikan peran tanda dash tersebut pada domain, misalnya: RentalKomputer.com, dibaca “rental komputer dot com”. Biasanya, domain yang mengandung tanda dash “-” dirangking lebih jelek pada hasil pencarian menggunakan mesin pencari online, google.com, yahoo.com, sehingga akan sangat merugikan buat bisnis anda. [Pendapat ini masih bisa didebat] Read More →

Sebagian besar masyarakat Indonesia sepertinya sudah melek internet, salah satu buktinya adalah warung internet sudah menjamur dan bahkan mencapai daerah desa sekalipun, termasuk desa saya yang bahkan belum ada jaringan telepon kabel dan signal GSM yang masih putus nyambung, tapi ada 3 warnet yang masih ramai dikunjungi. Terlebih lagi fasilitas internet pada smartphone yang semakin murah, dan gencarnya operator telepon memberikan penawaran harga layanan data yang semakin murah, membuat akses terhadap internet semakin mudah.

Tapi, pengetahuan masyarakat kita tentang nama domain sepertinya masih sangat minim, apalagi tentang bagaimana memilih nama domain yang lebih baik. Lebih baik dalam hal ini minimal tidak sulit untuk diingat dan diketik pada browser, atau paling tidak ketika kita membuat alamat email dengan nama domain tersebut, orang lain tidak bingung untuk menulis atau membacanya.

Seperti contoh pada gambar diatas. Sangat ironis, pada saat masyarakat kita semakin melek terhadap internet, tapi pemahaman tentang hal-hal dasar dalam internet tidak meningkat, dalam kasus ini memilih nama domain yang lebih baik, terutama bila ini terjadi pada lembaga pendidikan.

Apakah anda tidak akan bingung kalau harus mengunjungi website dengan alamat bksikmikpikkfki.net? Atau bila anda ingin menghubungi lembaga ini lewat email, dan harus mengetik alamat info@bksikmikpikkfki.net?

Mari kita belajar lagi untuk lebih memahami internet, bukan hanya sekedar pengguna.