Sebagian besar masyarakat Indonesia sepertinya sudah melek internet, salah satu buktinya adalah warung internet sudah menjamur dan bahkan mencapai daerah desa sekalipun, termasuk desa saya yang bahkan belum ada jaringan telepon kabel dan signal GSM yang masih putus nyambung, tapi ada 3 warnet yang masih ramai dikunjungi. Terlebih lagi fasilitas internet pada smartphone yang semakin murah, dan gencarnya operator telepon memberikan penawaran harga layanan data yang semakin murah, membuat akses terhadap internet semakin mudah.

Tapi, pengetahuan masyarakat kita tentang nama domain sepertinya masih sangat minim, apalagi tentang bagaimana memilih nama domain yang lebih baik. Lebih baik dalam hal ini minimal tidak sulit untuk diingat dan diketik pada browser, atau paling tidak ketika kita membuat alamat email dengan nama domain tersebut, orang lain tidak bingung untuk menulis atau membacanya.

Seperti contoh pada gambar diatas. Sangat ironis, pada saat masyarakat kita semakin melek terhadap internet, tapi pemahaman tentang hal-hal dasar dalam internet tidak meningkat, dalam kasus ini memilih nama domain yang lebih baik, terutama bila ini terjadi pada lembaga pendidikan.

Apakah anda tidak akan bingung kalau harus mengunjungi website dengan alamat bksikmikpikkfki.net? Atau bila anda ingin menghubungi lembaga ini lewat email, dan harus mengetik alamat info@bksikmikpikkfki.net?

Mari kita belajar lagi untuk lebih memahami internet, bukan hanya sekedar pengguna.

Ebay akhirnya masuk ke pangsa pasar bisnis online Indonesia, dan dimulai dengan membeli 40% saham PT. MetraPlasa, perusahaan yang mengelola situs belanja online Plasa.com, dan juga merupakan anak usaha dari PT Telkom. Sepertinya Ebay yakin bahwa pangsa pasar online Indonesia punya potensi yang bagus beberapa tahun kedepan, dan pastinya harus siap bersaing dengan usaha sejenis yang sudah terlebih dahulu mengembangkan bisnis di Indonesia, seperti Rakuten, BliBli.com, Bhinneka.com, TokoBagus.com, Berniaga.Com, dan banyak lagi yang lain.
Kita tunggu pengembangan seperti apa yang akan dilakukan oleh Ebay terhadap situs ini. Salah satu kendala terbesar yang masih dihadapi oleh bisnis online Indonesia adalah sistem pembayaran online, sistem pembayaran belanja online saat ini masih menggunakan sistem tradisional, dengan cara transfer antar rekening, yang tentunya membutuhkan waktu dalam hal verifikasi dan tingkat keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi yang masih rendah. Kalau Ebay mampu menawarkan sistem pembayaran terintegrasi seperti halnya kombinasi Ebay dan Paypal, dan lebih-lebih kalau terkoneksi kesemua bank di lokal di Indonesia, maka bukan tidak mungkin mereka bisa merajai pangsa pasar bisnis online Indonesia.

Untuk para domainer ataupun pengembang web, ini tentunya indikasi bagus yang menunjukkan mulai berkembangnya bisnis online Indonesia, dan pastikan anda tidak ketinggalan kereta. Bisnis online skala rumahan sudah menjamur, dan pengetahuan terhadap pentingnya kualitas domain dan manajemen SEO domain semakin meningkat, dan ini ditandai dengan sejumlah nama domain berbahasa Indonesia yang terjual dengan harga yang lumayan.

Berita selengkapnya bisa dibaca disini

Salah satu kesalahan kecil yang ditemukan di website Indonesia adalah tidak mengarahkan alamat domain tanpa www ke situs utama, misalnya bila seseorang mengetikkan alamat website pusatdomain.com di browsernya, tidak diarahkan kealamat utamanya www.pusatdomain.com, sehingga browser akan menampilkan “Error: The Requested URL could not be retrieved”. Masalah kecil, tapi menurut saya sangat menganggu. Bayangkan berapa orang yang mengetik alamat situs tanpa www, dan kecewa ternyata situs yang dia cari tidak ada.
Beberapa situs yang saya temui mengalami hal yang sama , misalnya mnctv.com, rcti.tv, oto.co.id, dan banyak yang lain. Apakah si pengelola tidak menyadari, atau memang tidak tahu tentang hal ini? Atau mungkin juga keberadaan website tidak terlalu penting buat perusahaan tersebut, sehingga website hanya menjadi wadah untuk menampilkan company profile? Tapi dengan konten yang selalu diupdate, mustahil si pengelola menganggap website menjadi hal yang tidak penting untuk promosi perusahaanya. Saya tidak tahu apakah masalah ini karena settingan dari hosting atau pengelola website, tapi dari beberapa hosting yang saya pernah pake, semua naked domain (domain tanpa prefix, mis “www”) dari domain yang di hosting selalu secara otomatis di redirect ke non-naked domain yang menggunakan www.

Sudah pasti pada tahu kalau promosi adalah salah satu cara untuk meningkatkan pengunjung atau traffic ke website, baik promosi lewat social media, iklan gratis, numpang link di kolom komentar blog, atau bisa juga dengan iklan berbayar di Google. Bisa juga beriklan di media cetak atau media elektronik, Televisi tentunya. Beberapa bulan belakangan ini, ada 2 situs dengan konten lokal yang banyak menggunakan media TV sebagai sarana berpromosi, Berniaga.Com dan TokoBagus.Com. Terutama situs kedua ini tiap hari hadir di layar TV nasional, bahkan dibeberapa hari tertentu bisa muncul di kisaran 40-90 kali disemua TV Nasional, tanpa menghitung jumlah spot / penayangan di TV Lokal.
Menarik, mengingat rate yang cukup tinggi untuk penayangan iklan komersil di TV Nasional. Saat ini untuk rate atau harga iklan di TV Nasional perspot (1 spot = 30 detik) untuk jam prime time (jam malam) bisa mencapai 20-50 juta rupiah. Diluar jam tersebut, rate bisa mencapai 6-15 juta rupiah untuk satu spot tayangan iklan. Bayangkan berapa budget yang dikeluarkan situs tersebut setiap harinya untuk beriklan lewat TV Nasional. Dengan budget iklan seperti ini maka seharusnya bisa diimbangi dengan pemasukan yang juga lumayan. Ada yang tertarik beriklan di TV?