Dalam beberapa hari ini ada 2 domain Indonesia yang terjual di Domain Marketplace Sedo.com dengan harga yang “juga” fantastis. Ya, saya sebut fantastis mengingat pengetahuan pengguna dan pebisnis online di Indonesia tentang harga dan manfaat domain generik masih rendah. Hotelindonesia.com terjual dengan harga USD6.500 dan Angkasa.com terjual dengan harga USD 4.444.

Siapa sebenarnya yang mau membayar semahal ini untuk mendapatkan domain ini? Angkasa.com saat ini masih diparkir di Sedo.com, mungkin masih menunggu untuk dilaunching atau bisa juga ini adalah investor yang membeli domain untuk dijual lagi dikemudian hari. Dari data whois belum bisa dilihat siapa pemilik sebenarnya, karena pemilik menggunakan jasa WHOIS Privacy untuk menyembunyikan identitasnya.

Sementara Hotelindonesia.com dibeli seseorang yang bernama David Williams yang beralamat di Hongkong, sepertinya beliau ini adalah investor, dari data WHOIS juga ditemukan bahwa dia memiliki lebih dari 2000 domain, besar kemungkinan adalah investor, untuk kemudian dijual kembali. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.

Maju terus domain Indonesia, semoga domain-domain generik Indonesia bisa kembali lagi ke pemilik lokal, dan tidak melulu dimiliki oleh investor luar.

Sebagian besar masyarakat Indonesia sepertinya sudah melek internet, salah satu buktinya adalah warung internet sudah menjamur dan bahkan mencapai daerah desa sekalipun, termasuk desa saya yang bahkan belum ada jaringan telepon kabel dan signal GSM yang masih putus nyambung, tapi ada 3 warnet yang masih ramai dikunjungi. Terlebih lagi fasilitas internet pada smartphone yang semakin murah, dan gencarnya operator telepon memberikan penawaran harga layanan data yang semakin murah, membuat akses terhadap internet semakin mudah.

Tapi, pengetahuan masyarakat kita tentang nama domain sepertinya masih sangat minim, apalagi tentang bagaimana memilih nama domain yang lebih baik. Lebih baik dalam hal ini minimal tidak sulit untuk diingat dan diketik pada browser, atau paling tidak ketika kita membuat alamat email dengan nama domain tersebut, orang lain tidak bingung untuk menulis atau membacanya.

Seperti contoh pada gambar diatas. Sangat ironis, pada saat masyarakat kita semakin melek terhadap internet, tapi pemahaman tentang hal-hal dasar dalam internet tidak meningkat, dalam kasus ini memilih nama domain yang lebih baik, terutama bila ini terjadi pada lembaga pendidikan.

Apakah anda tidak akan bingung kalau harus mengunjungi website dengan alamat bksikmikpikkfki.net? Atau bila anda ingin menghubungi lembaga ini lewat email, dan harus mengetik alamat info@bksikmikpikkfki.net?

Mari kita belajar lagi untuk lebih memahami internet, bukan hanya sekedar pengguna.