Mungkin anda setuju bahwa .com adalah domain yang paling populer dan dihargai paling mahal saat ini. Atau mungkin juga tidak setuju. Tapi saya menemukan satu bukti lagi betapa com masih dipandang sebagai domain yang utama.

Gambar diatasini adalah capture dari gadget Samsung Galaxy Tab, pada aplikasi brower keyboard dilengkapi dengan satu tombol .com. Ini salah satu indikasi bahwa domain .com adalah domain yang paling populer, sampai-sampai smartphone asal Korea yang dilengkapi OS Android dari Google memandang perlu untuk melengkapi keyboard dengan satu tombol .com.

Saya beberapa kali memperhatikan sejumlah domain LLKeyword .com yang terjual dengan harga yang cukup lumayan, dan sepertinya menarik untuk sedikit membahas domain sejenis ini. Dalam hal ini, keyword bisa seperti Group, Company, Lawyers, Hotels, dan lain-lain. Kita ambil contoh LLGroup, harga tertinggi domain yang terjual REGroup.Com, $8.000 atau IPGroup.Com, $6.500 dan OEGroup.Com, $6.000. Dari sumber yang sama DNSalePrice.Com, LLCompany laku dengan harga tertinggi pada domain HRCompany.Com $4.500 dan DKCompany.Com $4.000. Read More →

Saat ini peluang untuk berinvestasi dalam domain berbahasa Indonesia masih terbatas pada beberapa bidang seperti Geodomain, ecommerce, nama produk, finansial, dan beberapa bidang lainnya yang punya koneksi dekat dengan internet. Paling tidak domain jenis ini cocok untuk investasi jangka pendek dan menengah. Tapi, ini tidak menutup kemungkinan untuk bisa menjual domain berbahasa Indonesia untuk bidang-bidang lain. Domain-domain berbahasa Indonesia, terutama domain satu kata, banyak terjual dengan harga yang lumayan. Meskipun sebagian domain ini tidak dibeli orang Indonesia, tapi karena memang memiliki arti lain di negara dengan bahasa yang berbeda.
Farmasi.Com, laku seharga $2.050 di Sedo.com di Juni 2011. Meskipun seharusnya bisa lebih besar lagi harganya kalau terjual ke perusahaan farmasi di Indonesia, tapi domain ini dibeli oleh perusahaan di Turki, yang mempunyai merek dagang Farmasi untuk produk-produk kosmetik. Tegar.com, laku seharga $2.000 lewat Afternic.Com di bulan Febuari 2012. Ternyata pembelinya adalah orang Amerika, yang mempunyai nama belakang tegar, atau tepatnya Mike Rastegar (diperoleh dari data Whois). Murka.Com, laku seharga $1.500 lewat Afternic.Com, juga dibulan Feb 2012. Pembelinya berasal dari negara British Virgin Island, sayangnya saya belum tahu apa sebenarnya arti nama ini bagi si pemilik. Kangen.Com, laku seharga $10.000 lewat Sedo.Com di bulan Mei 2010. Kangen berarti air dalam bahasa China, wajar bila harga jualnya sebesar ini. Lagipula China saat ini menjadi salah satu target untuk jualan domain, banyak domain premium dengan harga tinggi terjual kepada perusahaan yang berasal dari negara ini. Bagaimana dengan anda, sudah punya domain berbahasa Indonesia, yang kira-kira punya arti lain dalam bahasa asing?

Salah satu bagian yang paling menarik – minimal buat saya – dalam bisnis jual beli domain adalah mencari End User dan menawarkan domain kepada mereka. End User dalam hal ini adalah orang atau perusahaan yang akan menggunakan atau mendevelop domain menjadi website. Proses ini melibatkan kemampuan untuk mencari calon end user, menemukan orang yang bisa memutuskan untuk membeli domain, atau mencari alamat email dari perusahaan yang sesuai dengan domain yang kita tawarkan.Proses ini bisa menjadi proses yang sangat melelahkan, butuh banyak waktu dan energi tentunya. Belum lagi butuh kesabaran untuk mengirim email satu persatu – tidak boleh kirim email bulk, itu sama saja dengan spammer – dan sabar menunggu jawaban, bahkan harus siap menerima balasan email yang berisi makian. Berikut ini beberapa situs yang saya gunakan untuk mencari end user. Read More →

Saya terjun di bisnis domain bukan karena sengaja, atau karena tahu banyak tentang domain. Di akhir tahun 2009, entah karena apa, saya tertarik untuk membuat blog pribadi, untungnya sampai hari ini masih “hidup” Jumabatu.com, dan beberapa blog lainnya yang hari ini sudah tidak “hidup” dan tinggal sejarah.

Selama mengelola blog-blog ini, saya jadi kenal dengan banyak bisnis online, intinya mencari dollar dari internet, baik dari afiliasi, jualan link, jasa review berbayar, atau PTC – Pay To Click-nya Google Adsense. Ternyata, butuh kesabaran dan kerja keras untuk bisa menghasilkan dollar melalui cara ini, apalagi sekarang ini bukan lagi masa keemasan untuk bisnis tersebut diatas, meskipun masih banyak orang yang mampu menghasilkan ratusan dolar atau bahkan ribuan dollar lewat cara ini, paling tidak, ini tidak berhasil untuk saya, yang sampai saat ini saya belum mampu menghasilkan bahkan $1 dari jualan link atau jualan iklan (Adsense atau PTC). Read More →